Postingan

Jangan Rindu, Berat..

Untaian kata ketika pada masa pergantian masa jabatan terulang... setahun yang lalu telah ku hindari tanpa memenuhi tanggung jawab, jangan di tiru.. ku melakukannya bukan tanpa alasan, tapi ini sungguh tak ada yang mengerti.. pada waktu kemarin tepatnya di awal bulan lima tahun genap dan di tahun yang seharusnya menjadi tanggung jawab terakhirku.. aku di undang lagi oleh sebagian kawan untuk bertemu, tapi ku menolak terus terusan.. siangnya ku di ajak lagi, ke sebuah tradisi yang memberikanku sebuah tanggung jawab yang ku tolak... walaupun ku menolak, tapi di relung ini ku menangis lagi dan lagi tanpa ada yang merasakan walau ku bercerita... ku hanya bisa melihat mereka dari berbagai posting gambar dari beberapa kawan dan sesepuh.. dimana saat itu seharusnya ku melaksanakan tanggung jawab lain, tapi kuharuskan pulang karena merasa ini janji yang kubuat sendiri, ketika kalian menyibukkan diri untuk tanggung jawab yang ku korbankan, aku juga harus merasakan kesedihan. ku putuska...

Mendapatkan Nomor Sama yang Hilang

Ketika kita lupa meletakkan barang, pastilah kita 'gelagapan' mencari barang tersebut apalagi jika barang tersebut tidak ketemu bahkan hilang. Hal tersebut akan membuat kita jengkel ataupun kesulitan karena jika misalnya kita kehilangan dompet yang biasanya berisi kartu-kartu penting seperti KTP, SIM, STNK, dan lain sebagainya haruslah kita mengurus terlebih dahulu surat kehilangan dan kemudian mengurus kartu baru lagi yang biasanya akan memakan waktu yang lama dan menganggu jam kerja kita. Apalagi jika kita kehilangan HP yang berisi nomor telepon dari berbagai sumber yang penting yang hanya diketahui dari nomor telepon tersebut. Tapi hal tersebut juga saya rasakan sendiri ketika kartu yang berukuran kecil tersebut hilang, karena nomor tersebut sudah saya daftarkan dimana-mana dan teman-teman hanya mengetahui nomor tersebut saja. Jadi mau tidaknya, saya harus mengurus kartu tersebut, terutama nomor tersebut. Berikut sedikit cerita mengenai bagaimana cara saya untuk mengurus n...

Alamat Apotek dr.Joko Semarang

Dokter Joko yang merupakan dokter kulit yang sudah terkenal di kota dan kabupaten Semarang dengan kepuasan pemakaian dari racikan obat untuk kulit,dari wajah hingga luka alergi yang aman. Salah satu apotek hanya menjual produk racikan dari dr. Joko, yang juga merupakan rumah dari dokter Joko itu sendiri. Alamat apotek terseut terletak di daerah Tugu Muda tepatnya di belakang Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) yaitu Jalan Yudhistira, sebelah rumah sebelum Peacokkoffie. Apotek tersebut buka setiap hari Senin sampai dengan Sabtu dari pukul 07.00 - 12.00 saja, sedangkan pada hari Minggu atau hari besar libur. Selain di daerah Tugu Muda, terdapat apotek lain yaitu: Apotek Asri II yang beralamatkan di Jalan D.I. Panjaitan No. 47, Ungaran Timur, Susukan, Ungaran Timur, Semarang, Jawa Tengah 50516.

PERJALANAN SENDIRI YANG SINGKAT DAN MENGESANKAN

Gambar
                                                                scr: www. reubenteo.com Pada hari Jumat tanggal 19 Januari 2018 dimulailah perjalanan menuju kota istimewa Jogjakarta. Pagi hari bangun untuk persiapan. Karena sedang mager (malas gerak), jadilah nonton film sembari streaming youtube dengan fasilitas wifi yang melimpah. Tak terduga pukul mendekati jam 8 pagi, bergegas mencuci baju yang sisa dan mandi. Setelah persiapan selesai, menghubungi ojek online karena teman-teman kampus pada pulang ke kempung masing-masing.   Saat itu mengejar waktu yang berangkat pukul setengah 9 lebih 10 menit dan harus sampai di stasiun Poncol tepat pukul 9 dengan ongkos ojek Rp 8000 . Tapi karena macet dan lamanya lampu lalu lintas, ya tibalah saat kereta sudah berbunyi akan berangkat, keberuntungan belum berpihak kepadaku wa...

Teman Rasa Musuh

Bukan sekedar hal dalam memikirkan bagaimana dia mengetahui rasa-rasa yang terdapat pada lubuk hati sangatlah berbeda nan jauh dengan bagaimana pernyataan yang diungkapkan dalam membuat sebuah kalimat dalam membangun motivasi yang akan dilontarkan guna memepererat hubungan dalam kejujuran. Hal itu bukanlah hal mudah untuk dipertahankan, mencoba berbagai cara supaya kata-kata yang keluar adalah yang dimaksud baik dan bercanda untuk membahagiakan sesosok yang ada di depan dan membuatnya nyaman ketika berada disamping kita. Bukannya untaian indah yang tersampaikan, melainkan berbagai buah pisau yang akan menyayat hati orang yang ingin kita lihat senyum tulusnya itu. Bahkan lontaran amarah yang diperjelas dengan tangisan dan kata-kata bisu yang disampaikan dengan beribu makna yang membuat hati ini berjerit tanpa suara dan bantahan. Serasa tiada maaf satupun yang akan dimaknai baik oleh dia. Tubuh ini membeku bagaikan palu yang memasukkan palu ke dalam kayu. Rasa bersalah mulai menghantui,...

Cerita Dari Jagakarsa

Dua Minggu yang lalu sudah kulalui di kontrakan Wisma era bersama 15 teman yang lainnya. berangkat kuliah pagi pukul 08.00 yang seringnya telat karena menunggu teman yang belum bangun. Pulang kuliah sekitar pukul 3 sore dengan dosen yang baru kita kenal dengan mata kuliah yang baru ku kenal pula. Pada awal di sini, ku belum memiliki checklist perjalanan kemanapun semua serba dadakan. justru hal itulah yang membuat menarik dan terjadi, walaupun banyak kekurangan.  Aku melakukan perjalanan selain kuliah. Minggu Pertama. yang pertama perjalanan menuju kubah emas Dian Al-Mahri di depok. Pulang kuliah pukul 3 sore, aku bersama 3 orang teman. Naik angkot nomor 128 biru di depan kampus yang menuju ke stasiun KRL di depan Universitas Pancasila. Masuk stasiun dan melihat informasi di dinding, membeli tiket baru pertama seharga Rp 13.000 (Rp 10.000 uang jaminan, Rp 3.000 tiket berangkat / tergantung jurusan, + Rp 1000) menuju stasiun Depok Baru. Mencari Angkot menuju no 03 tujuan De...

KEPUTUSAN BUKAN SEPIHAK

Note: Kamis,04 Mei 2017 di kos gang kuning Margoyoso No.33, Tembalang, Semarang “Perasaan dalam menulis kala itu, setelah memberitahukan kepada salah seorang dan mulai pikiran untuk memutuskan memberitahukan kepada semuanya mengenai hal ini secara kepala dingin dan bijaksana yang disarankan oleh orangtua. Jangan gegabah.” Pengambilan keputusan yang seharusnya aku tak tahu bagaimana alurnya yang sesuai dengan aturan yang secara tersirat. Bukannya aku ingin untuk lari dari berbagai masalah ini, tapi aku bukanlah tipikal orang yang akan konsentrasi akan berbagai macam masalah dalam satu pikiran. Aku berusaha untuk netral akan pengambilan keputusan ini, tak ada sangkut paut yang aku kaitkan dalam pengambilan ini. Mungkin kata maaf takkan sanggup untuk menahan rasa sakit yang kalian rasakan dikarenakan pengambilan keputusan ini. Ku memutuskan sudah berdasarkan berbagai pihak dan kalangan. Dari kalangan dosen yang ada sangkut pautnya (kepribadian),alumni yang mungkin bagiku takkan...

Cara Membuat Seblak Sederhana

Bumbu-bumbu: -           Bawang merah 3 Siung besar -           Bawang putih 5 siung besar -           Kencur 1 ruas runcing -           Cabai rawit 10 buah (bagi yang suka pedas) -           Lombok Merah 5 buah (bagi yang suka pedas) -           Lada secukupnya -           Gula secukupnya -           Garam secukupnya Bahan kering: -           Kerupuk (warnawarni yang kecil/ kerupuk kuning kecil/ kerupuk instant) direbus hampir matang. -           Mie kuning/ mie telur ( 1 bungkus sedang) -     ...

Cara Membuat Pie Susu dengan Dua Sensasi Berbeda

Bahan I (Kulit): -           Tepung terigu 250gram, di saring agar halus -           Margarin cair  25 gram (1 sachet instanst kecil) -           Air es 5 sendok makan Bahan II (Fla/Isi): -           3 butir kuning telur -           Tepung maizena 1 sendok makan dilarutkan -           Susu kental manis 1/3 kaleng (putih atau cokelat) -           Vanili bubuk ½ sachet instant -           Air matang 75 mililiter Cara Memasak: 1.       Bahan pertama dicampurkan jadi satu, kemudian diaduk secara merata hingga kalis. Kemudian adonan dibagi menjadi dua, masing-masing pipihkan adon...

Jalan yang berlalu..

Malam ini ntah kenapa ku teringat yang dahulu padahap baru saja beberapa bulan berlalu, kalian adik2ku bukan mantan adikku.. Ku teringat, saat kalian berdiri dan memberanikan diri tegapkan diri.. Bersama kalianlah ku kuat, saat dulu.. Saat sekarang ku bertolak belakang, dan sudah menjauhi memory2 dahulu.. Aku gak akan minta maaf ke kalian, karena aku tak salah.. Kalian jangan minta maaf ke aku, karena kalian tidak bersalah kepadaku.. Tapi kalian sudah membuat hatiku lebur dan tak lagi patah tapi pecah.. Sudahlah mari kita lupakan sama2 apa yang kita anggap benar menjadi sebuah pengalaman hidup yang pernah terjadi.. Luapkan segera dan lupakan segera.. Salam taipeng..

Ekspetasi tak realistis

yang sekarang, apa yang ada di ekspetasi ku hanyalah khayalan semata.. ku ingin terbang jauh nan bebas mengeksplor diri yang selama ini masih tertahan di dinginnya penjara ini.. mungkin banyak kata2 yang aku pikir dan belum aku utarakan.. karena tidak ada yang mau mendengarkan.. aku memanglah egois, bukanlah kemauanku tapi ini paksaanmu.. yang selama ini kudambakan akan menjadi angin lalu di cerita masa depanku.. bukan hayati yang merasa lelah tapi mencoba berdiri tapi tetaplah gagal untuk saat ini.. file hilang dalam tumpukan yang banyak... katanya.. #anonymous

Bagian dari Khayalanku..

Pemudi yang berusaha mengentaskan diri dari lingkup lingkaran keluarga yang begitu hangat bukanlah hal yang mudah dan tidak begitu susah pula. Jika kau yang memiliki gejolak untuk menemukan jatidiri serta identitas diri dalam ragamu, maka masa-masa kuliah diluar kota merupakan salah satunya cara yang bisa membawamu ke pelataran  anak kos dan pengenalan mengenai cara bagaimana hidup sendiri entah mencari makan ataupun mencari kegiatan yang bermanfaat yang sesuai denggan bidang yang sudah masuk dalam list selama lepas sementara dari orang tua yang  memberikan berbagai kenyamanan serta kemudahan bagi anak-anaknya selama dirumah.    Merupakan aku yang keluar dari kebahagiaan yang tak terhingga bersama mereka keluargaku, hingga keluar seperti ulat yang ingin mengepakkan sayapnya sebagai kupu-kupu yang indah berkeliaran di indahnya taman dan perkebunan penuh dengan keharuman memanggil-manggil supaya aku datang menjemput dan mengambil serbuk sari yang akan membuat bunga b...

Pertama kali Nyemarang Malam2

Hari Rabu malam hari raya Idhul Adha pertama jauh dari orang tua di Semarang. Pada malam itu, aku diajak teman asli Semarang ke rumahnya. Hal tersebut tidak direncanakan sama sekali sebelum-sebelumnya, saat itu sepulang dari kuliah sore dan menanti beberapa teman untuk membahas mengenai sesuatu tapi ternyata mereka yang sudah membuat janji pada tidak bisa datang karena berbagai alasan seperti pulang ke halaman tercinta untuk berlebaran pada keeseokan harinya.  Akhirnya kami memutuskan untuk pergi jalan-jalan dan yang pertama pergi ke rumahnya, sesampainya disana aku disambut hangat oleh keluarganya, aku di suguhi makan untuk berbuka puasa dan sholat maghrib dan setelah itu kami memutuskan pergi keluar. Pertama kali kami menuju ke kantor kosmetik yaitu pekerjaan sampingan temanku, sesampainya disana ternyata sudah tutup. Karena melihat dia kecewa,akhirnya aku meminta dia untuk mengantarku keliling sebelum pulang. Saat menuju ke kantornya, kami melewati gedung tua lawang sewu y...

Pengalaman Awal Pindah ke Kos

Hari pertama datang ke kosbaru tepatnya Rabu siang kemarin aku memutuskan untuk pindah ke kos. Mungkin awalnya aku ragu untuk pindah sekarang karena aku sudah berfikir pasti disini bakal bosen, tapi itu tidak terjadi padaku di hari pertama. Di hari pertamaku, aku diantar keluargaku ke tempat kosku di Semarang. Aku dan ayahku naik motor karena aku berfikir di sana (Semarang) bakal keliling2 mencari kebutuhan dan itu memang kurasakan kemarin, sedangkan barang-barangku dibawa oleh mobil sewaan bersama ibu dan kedua nenekku. Sesampainya disana, ternyata masih sepi, pada masih liburan karena memang awal masuk kuliah pada bulan september, sedangkan aku datang pada tanggal-tanggal akhirdi bulan Agustus. Kami memasuki gerbang dan bertemu penjaga kos, kemudian diajaklah kami ke kamar yg telah dipesan. Pertama membuka masih kotor karena kami datang mendadak dan belum menghubungi pihak kos, tapi karena penjaga kos perhatian, akhirnya dibersihkanlah kamarku. Setelah bersih, dibawalah barang-ba...

Aku MENCONTEK

Ini merupakan sebuah keluhan dari seorang temanku dari sekolah yang berbeda mengenai ulangan yang dia lakasanakan. Mengapa di zaman sekarang, mencontek merupakan hal yang sungguh biasa saja, bahkan telah menjadi kebiasaan bagi kalangan remaja yang masih sekolah. Aku sebagai salah satu siswi yang masih mengikuti ulangan di setiap semester dan mengakui mengikuti kebiasaan buruk tersebut.Sebelumnya disaat aku mengawali masuk sekolah tersebut, aku sama sekali tidak berani mencontek bahkan membawa kertas contekan maupun hp ke dalam ruangan saat ulangan dilaksanakan. Tapi semenjak aku menduduki kelas dua, mungkin karena lingkungan kelasku yang "klowor" membuatku menjadi siswi yang rada "klowor" juga, yang berani mencontek dan bertanya kepada teman disaat ulangan, tapi aku masih gak berani dan berusaha tidak membawa contekan bahkan hp ke dalam ruangan saat ulangan. Aku bete banget sama teman-temanku yang membawa contekan atau hp tersebut. Mereka bisa melihat cata...

---Kepasrahan dan Keberusahaan Seorang Hamba--

Dalam hidup belum tentu pasti Hidup tak harus bermaksud mencari perhatian Iya benar hidup ada di tangan Tuhan janganlah kamu merendah untuk kepalsuan hati yang tak datang untukmu Sejujurnya hidupmu sangat indah bila kau khayati Melihat sejauh mana kau bisa mencapai, dan menyayangi dirimu Tuhan Sungguh Sempurna Dengan tangan-Nya, kau bisa bahagia maupun bisa terjatuh bukan hanya harta, tapi “perputaran” hatimu di pelukan-Nya “Tinggikan” hatimu saat kau terpuruk, fahami dan saringlah... Rendahkan hatimu, saat kau di tiang tertinggi bagimu.. Kehidupan harus dijalani, bukan hanya di lihat dengan tatapan kosong dan kosong... Lari.. Lari... dan Lari... Janganlah kamu terdiam untuk berusaha terbang, karena itu ekspetasi yang tak berbentuk... Puisi sebenarnya ada di atas dan tengah dari dirimu sebagai ciptaan Tuhan paling sempurna.. Hidup bukan untuk bergantung tapi bertolong-tolong dan pemenuhan akal dan batin... serta nafsu akhirat, bukan nafsu dunia yang ...

Kelunturan Rasa Sahabat di Sebuah Pertemuan

Tanggal: Tiga belas April tahun Empat belas Guys, ini diaryku... Kemarin aku jalan-jalan dengan teman-temanku di salah satu supermall di kota kelahiranku. Sebelum aku berangkat, aku berekspetasi dan merasakan bahagia karena bisa bertemu sahabat-sahabatku yang aku sayang dengan humorisnya mereka yang dulu pernah mereka tunjukkan kepadaku. Ternyata semua khayalanku hanya ekspetasi semata. Awal bertemu memang terasa terpuaskan dan menggembirakan karena rasa rinduku telah terobati, tapi itu cuma sebatas awal saja. Kemudian, kita mulai  jalan menyusuri setiap sudut suatu mall dengan berjalan yang diawali di sekitar bioskop. Mulanya si N mengajak kami menonton tapi karena aku ingat aku sedang tidak membawa uang lebih, aku beralasan minta di traktir itupun gak digubriskan oleh dia. Kemudian kami berjalan ke toko buku di lantai paling atas dengan tertawa, karena jenuh kami turun dan mondar-mandir dilantai satu dengan tertawa ria bersama, yang diakhiri dengan membeli es kri...

Menyamar Demi Sang Kekasih

"Ayah, apakah dia tidak bisa tinggal disini tyus?" tanya polos anak kecil usia tiga tahun. "Kelak kalian akan bertemu hingga kautak mengenalnya lagi, tapi sekarang biarlah dia mandiri dalam hidup bersama orangtuanya" Jawab ayah tegas.                              ---------- 10 tahun berlalu ---------- Kamar seorang perempuan dengan dentuman musik yang keras. " Nak, pelankan.. Ibu sedang sakit kepala" Perintah Wanita tua. " Apa nek? Sina kurang dengar" Goda sang cucu. Masuklah nenek ke kamar Sina, Terburu-buru Sina sang cucu berlari kearah sang nenek. Muuuaaaach "Sina sayang nenek, hehe" Bisiknya.                      "Aduh cucu nenek kok semakin nakal sich" Jawab sembari tersenyum bahagia. Keesokan paginya sang cucu siap berangkat. Sina panggilannya, berpamitan langsung ber...